Jadi, Karena ini Galaxy Note7 Meledak?


Oke, gue memang ngga pernah punya Galaxy Note7. Tapi gue tetap usahain update dengan perkembangan kasus baterai Note7 yang meledak itu.

055653_055625_samsung-galaxy-note-7-recall-fire-explosion-3-840x560-650x433
ilustrasi (sumber foto: thesun.co.uk)

Yupp, karena satu kasus itu, Galaxy Note7 jadi salah satu smartphone dengan umur terpendek yang gue tahu. Diluncurin pertengahan Agustus 2016, dan diskontinu di pertengahan Oktober 2016. Cuma 2 bulan usianya, padahal ini ponsel bagus, menurut gue. Bahkan salah satu YouTuber favorit gue, Mr. Mobile, sampai bilang “With phone like this, who needs tablet?“.

Kasus ini pun membuat Samsung untuk ngga lagi memperkerjakan produsen baterai penyebab petaka ini; Samsung SDI. Yesss, anak perusahaan Samsung sendiri yang memproduksi sekitar 60-70% baterai yang ditanam di Galaxy Note7.

Anyway, setelah desakan yang berkesudahan, Samsung sejauh ini masih belum menemukan penyebab cacat produksi dari si Galaxy Note7 ini. Bahkan, statement terakhir Samsung (yang gue kutip dari 9to5 Google) bilang kalau mereka baru akan mengumumkan hasil temuan investigasi mereka di akhir tahun 2016 ini.

Tapi, tentu saja jagat tekno yang begitu maju ini somehow bisa selangkah lebih maju dari produsennya sendiri. Tim dari Instrumental, tim insinyur per-gadget-an di USA sana, menemukan fakta menarik tentang kasus ini.

screen-shot-2016-12-06-at-10-56-33-am-copy
sumber foto: instrumental.ai

Mereka membongkar si Galaxy Note7 sedetail mungkin, dan menemukan kalau Desain yang terlalu Agresif dari si smartphone ini punya kecenderungan untuk menekan fisik baterai (bahkan dalam pemakaian normal)!

Di penggunaan normal sekalipun, baterai Lithium-ion (Li-ion) akan membesar dan membengkak dari ukuran awalnya. Hal ini mungkin bisa lo lihat di kondisi saat baterai ponsel “bunting” (which is itu udah kondisi yang buruk). Pembengkakan juga ngga akan terlalu massive, tapi di slot baterai memang perlu ada “ruang” buat proses itu. Standar industri untuk ruang itu adalah 0.5 mm. Let’s see apa yang dibuat oleh para insinyur di Samsung sana untuk Galaxy Note7:

note-7-battery
hasil pembongkaran Galaxy Note7 (sumber foto: instrumental.ai)

Bisa lo liat kalau batas normal 0.5 mm itu cuma ada di bagian bawah dari baterai. Sedangkan di bagian atas yang terdapat sirkuit dan mekanisme baterai justru cuma disisain 0.1 mm untuk ruang si baterai saat mengembang. Saat kemudian baterai mengembang, tentu saja baterai akan menekan sirkuit di atasnya. Thus, insiden fenomenal itu pun kejadian.

Kalau lo mau baca info lebih lanjut, lo bisa baca di sini.

All and all, ini benar-benar info yang mendidik banget lho. Dan semoga hal ini ngga kejadian lagi ke depannya. Ya kan?

Advertisements

One thought on “Jadi, Karena ini Galaxy Note7 Meledak?

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s